RSS

Pemanfaatan Microsoft Excel Sebagai Media Pembelajaran Matematika

29 Feb


Mengoptimalkan Interaktivitas Microsoft Excel Sebagai Media Pemecahan Masalah Konsep Variabel Perhitungan Aritmatika dengan Menggunakan Spreadsheets Excel

Dewasa ini teknologi komputer telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, komputer sudah mulai digunakan dan dirasakan manfaatnya, seperti dalam bentuk tutorial maupun inovasi-inovasi bentuk pembelajaran. Di samping itu, penggunaan komputer dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika, merupakan suatu daya tarik tersendiri bagi siswa. Seperti yang kita ketahui bersama, Matematika selalu menjadi momok yang paling menakutkan bagi siswa sehingga menimbulkan keengganan untuk mengikuti proses pembelajarannya. Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) untuk Mata Pelajaran Matematika dari SD sampai dengan SMA, pemerintah telah mendorong digunakannya komputer sebagai inovasi dalam pembelajaran matematika.

Microsoft Excel menjadi salah satu aplikasi computer yang sangat berpengaruh terhadap inovasi pembelajaran matematika. Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sederhana sampai yang lebih kompleks.  Dengan fungsinya tersebut menjadikan Microsoft Excel sebagai media pembelajaran matematika yang cukup penting untuk dipelajari siswa, utamanya dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam matematika.

Ketrampilan melakukan perhitungan matematika memang tidak dapat diabaikan karena dalam menyelesaikan suatu persoalan matematika memerlukan suatu pemikiran yang sistematis. Tetapi perlu diingat bahwa matematika tidak sekedar aritmetika belaka, konsep-konsep maupun teknis perhitungan seharusnya juga dipelajari dengan terlebih dulu memberikan masalah-masalah yang terkait. Kita ketahui bersama bahwa masalah teknis perhitungan yang lebih rumit dapat dikerjakan oleh kalkulator ataupun komputer dengan program tertentu. Oleh karena itu, bagi siswa sangat penting diajarkan bagaimana menggunakan komputer untuk membantu mereka menerapkan ide-ide matematik untuk setiap situasi masalah matematik yang berbeda-beda. Dengan menggunakan komputer, siswa dapat lebih memusatkan pada pengembangan strategi pemecahan masalah secara lebih sistematis.

Program Spreadsheet Excel pada mulanya dibuat untuk banyak kepentingan, seperti laporan keuangan, membuat grafik atau histogram dari sejumlah data. Secara umum ada banyak kemampuan fasilitas program ini yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika, seperti kemampuannya menggambar grafik serta mempunyai fungsi-fungsi matematika yang cukup lengkap. Disamping kemampuannya yang sudah kita kenal (seperti dalam analisis data), program ini dapat juga digunakan untuk pemecahan masalah, di mana siswa dapat membuat suatu model matematikanya sendiri. Diasumsikan siswa telah dapat mengoperasikan dasar-dasar program spreadsheets excel, terlebih ketrampilan mengoperasikan formula dan copy formula untuk cell di bawahnya.

Berikut diberikan contoh pemecahan masalah dengan menggunakan program spreadsheet excel. Misalkan siswa SMP diberikan masalah penjualan kendaraan di desa A sebagai berikut:

Pada suatu desa A terdapat 57 kendaraan yang meliputi mobil dan sepeda motor yang telah laku terjual. Diketahui bahwa sepeda motor 23 lebih banyak dari pada mobil. Berapa banyak masing-masing jenis kendaraan tersebut ?

Dengan menggunakan program spreadsheets excel serta dengan pengetahuan mengoperasikan formula dan copy formula untuk cell di bawahnya, perhitungan pemikiran di atas dapat dikerjakan dengan perintah berikut:

  1. Misalkan kolom A digunakan untuk perhitungan mobil, kolom B untuk perhitungan sepeda motor dan kolom C digunakan untuk perhitungan jumlah keduanya. Selanjutnya untuk memberikan judul (label) kolom, pada cell A1 dituliskan “Mobil”, cell B1 ditulis “Spd Motor” dan cell C1 ditulis “Jumlah”.
  2. Kemudian pemikiran untuk “jika mobil 1 buah” sama saja mengisi cell A2 dengan bilangan 1. Pemahaman dari soal bahwa “sepeda motor 23 lebih banyak dari pada mobil” akan membawa pada pengisian cell B2 dengan formula “=A2+23” . Penggunaan kolom C sebagai jumlah mobil dan sepeda motor akan membawa pengisian cell C2 denganformula “=A2 + B2”. Perhitungan untuk jumlah mobil dengan penambahan 1 mobil dilakukan dengan mengisikan pada cell A3 dengan formula “=A2+1”. Kemudian misalkan dilakukan copy formula untuk ketiga kolom tersebut bersamaan sampai baris ke-20, sehingga diperoleh seperti dalam gambar berikut:
  3. Dalam gambar di atas nampak bahwa total 57 terjadi pada mobil dengan jumlah 17 dan sepeda motor dengan jumlah 40. Seandainya dalam copi formula sampai baris tertentu belum diperoleh jumlah seperti yang diinginkan pada soal, maka dapat dilakukan lagi untuk baris di bawahnya hingga diperoleh seperti yang diinginkan.
  4. Nilai pada kolom C diperoleh dengan menambahkan nilai pada kolam A dan B sehingga siswa dapat memahami bahwa A + B = C. Selanjutnya siswa diajak untuk memahami bahwa karena kolom B merupakan kolom A ditambah 23, yaitu bahwa B = A +23, maka A + ( A + 23 ) = C. Atau dengan penyederhanaan diperoleh bahwa 2A + 23 = C. Sementara dari soal diketahui bahwa jumlah kedua jenis kendaraan dalam lapangan parkir tersebut adalah 57, maka kita tahu bahwa 2A + 23 = 57. Dengan menyelesaikan persamaan ini akan diperoleh bahwa 2A = 34 atau A = 17. Selanjutnya B = 17 +23 = 40. Jadi dalam lapangan parkir itu ada 17 mobil dan 40 sepeda motor.
  5. Berkaitan dengan konsep variable dalam pengerjaan aritmatika, Kolom A (mobil) seperti pada pembahasan di atas dapat didiskusikan bahwa ia dapat dipandang sebagai variabel x misalnya. Nilai-nilai pada kolom A ini dapat berubah-ubah, sementara kolom B (sepeda motor) nilainya tergantung padanya. Kemudian bilangan (nilai ) 57 seperti pada soal di atas sebagai suatu kondisi atau syarat yang diberkan dari soal.

    Sebagai perbandingan, mari kita perhatikan permasalahan penjualan tiket konser seperti di bawah ini:

    Dalam suatu pertunjukkan konser, harga tiket untuk anak-anak Rp. 2.500 dan untuk dewasa Rp. 4.000. Diketahui tiket anak-anak terjual 87 lebih banyak daripada tiket dewasa. Berapa banyak masing-masing jenis tiket yang terjual, jika diketahui diketahui hasil total penjualan tiket Rp. 367.000 ?

    Pemecahannya dengan menggunakan program spreadsheet excel hampir sama dengan masalah lapangan parkir. Hanya yang perlu diperhatikan bahwa kolom C bukan merupakan total jumlah orang dewasa dan anak-anak, melainkan total jumlah uang penjualan tiket dewasa dan anak-anak. Sehingga pada kolom C, misalkan untuk cell C2 berisi formula: “ = 4000*A2 + 2500*B2” sehingga kita peroleh gambar sebagai berikut:

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Februari 2012 in media pembelajaran

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: